• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. TUMPANG SARI, SIASAT MENANAM SAYURAN DI LAHAN SEMPIT

TUMPANG SARI, SIASAT MENANAM SAYURAN DI LAHAN SEMPIT

  • 26 Desember 2022, 11:09 AM
  • Sayur, Budidaya

Bogor, Hortiindonesia.com

Rata-rata lahan pertanian yang dimiliki petani Indonesia 0,25 Ha atau 2.500 m2 . “itu rata-rata nasional tetapi di lapangan lebih banyak petani yang memiliki lahan hanya 0,1 ha atau 1.000 m2” kata Prof Sobir dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Faperta, IPB.

Sedang rata-rata kepemilikan lahan di China 0,6 Ha, Korea 1,5 Ha, Jepang 2 Ha, Thailand 5 ha, Jerman 48 ha, Italia 56 ha, Inggris 59 ha, Amerika Serikat 189 ha, Australia 200 ha. “Jadi wajar petani Thailand yang sama-sama di Asia Tenggara lebih kaya daripada petani di Indonesia karena tanahnya lebih luas,” katanya.

Dengan lahan yang sangat sempit maka harus dicari cara untuk mengoptimalkannya baik dari sisi produktivitas, pendapatan dan sebaran penghasilan. Caranya yang merupakan kearifan lokal adalah dengan tumpang sari.

Tumpang sari sesuai namanya ada tanaman utama yang merupakan sari dan ada tanaman sampingan yang menumpang.  Tumpang sari adalah penanaman campuran dari dua jenis atau lebih sayur pada suatu luasan lahan.

Manfaat tumpang sari adalah meningkatkan produktivitas lahan. Penelitian Fitriyani, IPB tahun 2019 menunjukkan menanam brokoli secara monokultur produksi 6.105 ton/ha. Tetapi bila secara tumpang sari produksi turun jadi 4.648 ton atau 76%.

Demikian juga menanam pakcoy monokultur produksi 15.300 ton sedang tumpang sari 8.617 ton atau hanya 56%. Monokultur indek produktivitas  100% dengan tumpang sari naik jadi 132%.

Manfaat lain dari tumpang sari adalah mengurangi risiko kegagalan panen karena jenis tanaman lebih dari satu; optimalisasi pupuk karena pupuk ada yang dipermukaan dan masuk ke dalam tanah masing-masing diserap oleh tanaman yang berbeda; mengurangi biaya produksi; menekan gulma.

Manfaat penting lainya dari tumpang sari adalah meningkatkan dan merentang pendapatan. Hasil penelitian Fitriayani dari IPB menunjukkan dengan monokultur brokoli pendapatan mencapai Rp12,9 juta sedang pakcoy Rp12,8 juta rupiah. Jika tumpang sari brokoli dan pakcoy maka pendapatannya Rp20,8 juta. Indeks pendapatan mencapai 162,3%.


Baca Juga: Indonesia Ekspor Perdana Nanas ke Singapura

Prinsip tumpang sari adalah tanaman yang ditanam terdiri dari dua tanaman atau lebih yang mempunyai umur tidak sama. Pada tanaman yang ditumpangsarikan mempunyai umur yang sama, sebaiknya fase pertumbuhan berbeda.

Terdapat perbedaan kebutuhan terhadap air, cahaya dan unsur hara. Tanaman mempunyai perbedaan perakaran (tercemin dari ukuran dan bentuk tajuk. Prinsip tumpang sari adalah tanaman mencapat cahaya matahari merata, sirkulasi udara yang baik untuk menyerap CO2, kebutuhan air dan hara terpenuhi.

Untuk mendapat distribusi cahaya matahari yang lebih baik maka barisan tanaman arah barat timur. Pemberian pupuk kandang jumlahnya 1,5 kali dari pertanaman monokultur dan aplikasinya dicampur merata.

Pemberian pupuk dasar juga 1,5 kali dari pertanaman monokultur. Apabila menggunakan mulsa maka pembuatan lubang tanam disiapkan untuk semua komoditas. Waktu tanam tidak harus bersamaan.

Contohnya tanaman sari adalah cabai besar  yang umurnya 120 hari sedang tanaman tumpang bawang merah yang umurnya 70 hari. Petani akan memperoleh pendapatan pada hari ke 70 dari bawang merah kemudian hari ke 120 dari cabai besar.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 26 Desember 2022, 11:09 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 26 Desember 2022, 11:09 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 26 Desember 2022, 11:09 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 26 Desember 2022, 11:09 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved