• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Tujuh Rekor Dunia Baru Tercipta di Kejuaraan Sayur dan Buah Raksasa Inggris 2025

Tujuh Rekor Dunia Baru Tercipta di Kejuaraan Sayur dan Buah Raksasa Inggris 2025

  • 05 November 2025, 7:38 AM
  • Gaya Hidup
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com — Setiap bulan September, para petani dan penghobi tanaman terbesar dari seluruh Inggris berkumpul di ajang Malvern Autumn Show, Worcestershire. Di sinilah mereka menampilkan hasil kerja keras selama setahun dalam kompetisi bergengsi CANNA UK National Giant Vegetables Championship, yang menjadi kalender penting bagi dunia hortikultura Inggris.

Perlombaan ini bukan sekadar pamer hasil tani, tapi juga ujian ketahanan, kesabaran, dan ketelitian. Para peserta harus memanen dan mengangkut hasil panen mereka yang ukurannya luar biasa besar, seperti labu raksasa dan sayuran panjang menjuntai. Banyak di antara mereka yang memerlukan bantuan beberapa orang, bahkan menggunakan derek dan alat pengangkat khusus agar tidak merusak tanaman saat diangkut ke lokasi lomba. Satu goresan kecil atau retak pada kulit sayur saja bisa berakibat fatal yakni diskualifikasi seketika.

Namun perjuangan itu sepadan. Setelah melalui proses penimbangan dan pengukuran ketat oleh juri menggunakan alat kalibrasi khusus, beberapa peserta berhasil menorehkan sejarah baru. Tahun ini, kompetisi yang berlangsung pada 26–28 September 2025 itu menghasilkan tujuh rekor dunia baru, seperti diumumkan langsung oleh Guinness World Records (GWR) yang turut hadir melalui Senior Managing Editor mereka, Adam Millward.

Menurut juri utama Sebastian Suski, para peserta tahun ini menampilkan hasil yang luar biasa. “Setiap tahun saya selalu terkejut dengan kualitas hasil panen para peserta. Tahun ini, tujuh rekor dunia baru tercipta bukti bahwa kemampuan petani Inggris terus berkembang,” ujarnya.

Rekor baru tersebut meliputi lobak terpanjang 7,848 meter yang ditanam oleh Joe Atherton, yang dikenal sebagai “Raja Sayur Panjang” karena koleksi rekor “longest vegetable” miliknya. Terong terpanjang 49 cm ditanam oleh Peter Glazebrook, yang juga memecahkan rekor untuk tanaman kacang runner tertinggi dengan tinggi mencapai 8,006 meter. Sementara itu, labu marrow terpanjang 1,454 meter menjadi milik Mark Baggs, petani asal Dorset yang telah dua dekade menekuni budidaya marrow. Rekor paprika terpanjang 26,7 cm berhasil diraih oleh keluarga Kevin, Gareth, dan Jamie Fortey. Sedangkan Chris Marriott mencetak sejarah baru dengan seledri akar (celeriac) terberat seberat 8,01 kg, memecahkan rekor pribadinya sendiri yang sebelumnya 6,71 kg. Rekor terakhir adalah tanaman luffa tertinggi 11,672 meter yang ditanam oleh Graham Barratt dari Gloucestershire.

Nama Peter Glazebrook kini menjadi legenda di kalangan komunitas hortikultura Inggris. Pria asal Nottinghamshire ini sudah mengantongi hampir 30 gelar rekor dunia, termasuk kembang kol terberat di dunia seberat 27,48 kg (tahun 2014) dan kentang terberat seberat 4,98 kg (tahun 2011). Sosoknya sempat viral karena fotonya yang memegang bawang raksasa dengan penuh kebanggaan tersebar luas di internet.


Baca Juga: Tantang Pertanian Semakin Kompleks

Sementara itu, Mark Baggs sempat mengalami momen pahit. Meski berhasil mencatat rekor untuk labu marrow terpanjang, ia gagal merebut gelar labu marrow terberat, kalah tipis dari pemegang rekor sebelumnya. Ia bercerita bahwa salah satu labunya yang lebih berat terpaksa didiskualifikasi karena retak di bagian kulit. “Kalau kamu punya impian menumbuhkan sayur raksasa, jangan pernah menyerah. Saya masih ingin merebut kembali rekor dunia untuk marrow terberat dan saya tidak akan berhenti sampai berhasil,” katanya.

Adapun Graham Barratt, yang hanya menempuh perjalanan singkat ke lokasi acara karena tinggal di Gloucestershire, sukses besar dengan menumbuhkan tanaman luffa setinggi lebih dari 11 meter. Tahun ini, ia juga mencatat dua rekor tambahan untuk luffa terberat 2,82 kg dan luffa terpanjang 1,396 meter. “Musim tahun ini benar-benar mendukung tanaman tropis seperti luffa. Musim semi yang panjang dan musim panas yang hangat membantu mereka tumbuh luar biasa,” ujarnya.

Selain para pemecah rekor dunia, peserta lain juga mencuri perhatian. Petani Douglas Smith memecahkan rekor Eropa untuk tomat terberat dengan bobot mencapai 4,39 kg. Smith sendiri sudah dikenal sebagai pemegang dua rekor dunia untuk jumlah tomat terbanyak dalam satu tangkai (1.269 buah) dan jumlah tomat terbanyak dalam satu tanaman (5.891 buah).

Tak kalah menarik, saudara Paton dari Hampshire kembali memenangkan kategori labu raksasa terberat dengan bobot mencapai 1.117 kg. Meski begitu, angka ini masih di bawah rekor pribadi mereka sendiri pada 2022 yaitu 1.205 kg, yang masih menjadi rekor tertinggi di Inggris hingga kini. Sebagai perbandingan, rekor dunia labu terberat saat ini masih dipegang oleh Travis Gienger dari Amerika Serikat dengan bobot fantastis 1.246,9 kg, ditetapkan pada Oktober 2023 di California.

Malvern Autumn Show bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga tempat berkumpulnya komunitas hortikultura dari seluruh Inggris. Bagi banyak peserta, kemenangan bukan hanya soal piala atau sertifikat Guinness World Records, melainkan simbol dedikasi, eksperimen, dan kerja keras di kebun yang telah menjadi bagian dari hidup mereka selama puluhan tahun.

Sebagaimana diungkapkan juri utama Sebastian Suski, “Setiap tahun, kami melihat batas baru yang bisa dicapai manusia dalam menumbuhkan sesuatu. Para petani ini bukan hanya menanam sayuran — mereka menanam mimpi.”

Sumber : guinnessworldrecords.com

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 05 November 2025, 7:38 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 05 November 2025, 7:38 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 05 November 2025, 7:38 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 05 November 2025, 7:38 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved