• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. TEKNOLOGI UHDP UNTUK TINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS MANGGA

TEKNOLOGI UHDP UNTUK TINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS MANGGA

  • 23 Juni 2021, 6:06 PM
  • Buah, Budidaya

Indramayu, Hortiindonesia.com

Ultra High Density Planting (UHDP) merupakan teknologi untuk meningkatan produksi  dan kualitas tanaman penghasil buah-buahan. Dengan teknologi ini maka produktivitas meningkat 200%, optimalisasi sumber daya, jaminan keseragaman bentuk buah dan jaminan stabilitas rasa dan kesegaran. Endang Gunawan dari Pusat Kajian Hortikultura Tropika, Lembaga Penelitian IPB menyatakan hal ini.

Beberapa negara sudah menerapkan teknologi ini untuk meningkatkan produksi buahnya yaitu India, Brasil, Taiwan, Jepang, Thailand. Keuntungan teknologi ini adalah penggunaan lahan lebih efisien karena populasi tanaman meningkat dari 100 pohon/ha menjadi 700 pohon/ha.

Umur produktif tanaman juga lebih pendek dari pertama berbuah 7-8 tahun menjadi 3-4 tahun. Peningkatan produktivitas mencapai 2-3 kali lipat. Keragaan tanaman juga lebih pendek karena terus dipangkas dari tinggi 30 m menjadi 2 m sehingga panen lebih mudah juga manajemen produksi, pemangkasan dan pengendalian OPT  juga semakin  efsien.

Penggunaan air juga lebih efisien, pada penelitian dan praktek nyata di lapangan efisiensi  sampai 50%. Pengambilan hara lebih efisien dengan fertigasi sehingga efisieni penggunaan pupuk sampai 30%. Dengan cara ini produktivitas dan kualitas buah yang dihasilkan lebih tinggi sehingga margin keuntungan juga naik otomatis pendapatan petani meningkat.

“Tantangan penerapan teknologi ini juga besar, yang paling utama adalah pengelola harus punya pengetahuan yang mumpuni soal tanaman terutama ekofisiologinya. Selain itu harus diketahui kebutuhan air dan hara secara persis, pengetahuan fenofisiologi ritme pertumbuhan dan perkembangan tanaman untuk menetapkan teknik pemangkasan,” katanya.

Harus menerapkan teknologi tinggi  dalam pengairan dan pemupukan lewat drip irigation dan fertigasi.  Harus uji tanah dan daun untuk menentukan secara presisi kebutuhan air dan hara. Ritme tanaman harus dipahami kapan fase vegetatif, dormansi, antesis sehingga bisa diketahui kapan harus dipangkas, atau tidak. Penerapan teknologi tinggi sebab penerapan teknologi ini untuk produk buah-buahan berkualitas ekspor.

Faktor kunci dalam penerapan UHDP pada  mangga  adalah manajemen tajuk pohon, aplikasi drip irigasi berdasarkan evaporasi panci, aplikasi pemupukan via fertigasi berdasarkan rekomendasi pupuk secara presisi. Dengan cara ini  pemupukan efisisen tidak boros. UHDP adalah budidaya secara intensif sehingga dipergunakan zat pengatur tumbuh. Dalam aplikasinya harus diketahui kapan dibuahkan dan tidak. Pengelolaan hara dan pengendalian OPT harus dintegrasikan berdasarkan SOP dan GAP.

UHDP diawali sejak tanam,  tanaman ditraining 2-3 bulan  kemudian pitching potong titik tumbuh. Setelah  3-5 bulan pilih tunas cabang primer dengan  20-30 cm, ranting yang jadi calon cabang primer potong lagi, di pilih mana yang sesuai. Akhirnya ditentukan  pola cabang primer, sekunder dan  tersier dalam  10-26 bulan.

Penerapan teknologi ini dalam  1-2 tahun harus   sabar membentuk tajuk sampai  tahun ke 3. Cabang-cabang tanaman dipelihara dan dijaga tingginya hanya 1-2 meter saja. Setelah panen segera dilakukan pemangkasan. Dengan UHDP pada satu ha bisa ada 1000-1600 tanaman mangga, benihnya harus varietas unggul yang sesuai dengan keinginan pasar, instalasi irigasi untuk memenuhi kebutuhan air dan hara.

Liferdi Lukman, Direktur  Buah dan Florikultura , Ditjen Hortikultura menyatakan teknologi UHDP ini sudah diterapkan pada kampung buah yang juga kampung agrowisata  mangga kelompok tani Agrimania  di Indramayu.  Dengan teknologi ini maka dalam  1 ha yang biasanya hanya  100 tanaman menjadi 1300 atau  13 kali lipat.

Targetnya dihasilkan buah mangga berkualitas ekspor. “Jepang punya kebun mangga yang dipelihara intensif dan harga buahnya mencapai Rp27 juta /buah. Disini dengan teknologi UHDP kita juga ingin melakukan hal yang sama. Kebun betul-betul dirawat dipenuhi kebutuhan nutrisinya.,” katanya.


Baca Juga: Corn Estate Mekarwaru, Strategi Arkato Membangun Model Perkebunan Jagung Modern di Indonesia

Pemasaran mangga tidak ada masalah karena di luar negeri ada toko yang khusus menjual mangga asal Indonesia. Liferdi juga pernah ditemui oleh Direktur Asosiasi Kerjasama Korsel  Indonesia yang minta pure mangga (juice pekat). Industri juice Korsel sangat membutuhkannya. Kebutuhan mangga di dalam negeri juga cukup besar karena pada masa pandemi orang ingin meningkatkan imunitas, salah satunya dengan mengkonsumsi mangga yang kandungan vitamin C tinggi.

Untuk memenuhi mangga kualitas ekspor maka era pohon-pohon besar dan tinggi diubah menjadi pohon sederhana , kecil dan pendek yang gampang dkelola baik dari aspek pemberian nutrisi, perawatan, pembungaan, pembuahan dan panen.

Haji Urip ketua kelompok tani Agrimania menyatakan teknologi UHDP  diterapkan sejak tanam, jadi  sudah 4 tahun lalu. Teknologi ini  sudah berhasil  pada  beberapa jenis mangga dengan jarak tanam 2,5 x 3 meter. Pasar  tidak ada masalah sebab sudah ada kerjasama dengan  supermarket buah terbesar di Jakarta. Kerjsama sudah berlangsung 3 tahun dan sampai sekarang masih berjalan.

 

 

 

 

.

 

 

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 23 Juni 2021, 6:06 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 23 Juni 2021, 6:06 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 23 Juni 2021, 6:06 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 23 Juni 2021, 6:06 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved