• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sirih Merah, Tanaman Obat dengan 5 Aktivitas Farmakologi

Sirih Merah, Tanaman Obat dengan 5 Aktivitas Farmakologi

  • 29 Oktober 2024, 10:48 PM
  • Tanaman Hias
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Tanaman sirih merah digadang-gadang punya sejuta manfaat, benarkah? Pemanfaatan obat herbal menggunakan tanaman memang kerap menjadi alternatif pengobatan bagi warga lokal, salah satunya menggunakan tanaman sirih merah.

Namun, bagaimana penilaian dari segi medis? Hal ini dijelaskan dalam sebuah tulisan berjudul "Manfaat Sirih Merah (Piper Crocatum) sebagai Agen Anti Bakterial Terhadap Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif" dalam Jurnal Kedokteran dan Kesahatan Indonesia (JKKI).

Sirih Merah (Piper Crocatum) merupakan salah satu tanaman asal Peru yang digunakan sebagai obat. Selain dikenal dengan nilai spiritual yang tinggi, diketahui sirih merah secara empiris memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

Yuk kenalan lebih lanjut dengan tanaman sirih merah!

Klasifikasi Sirih Merah

Permukaan daun sirih merah berwarna merah keperakan dan agak mengkilap jika terkena cahaya. Hal tersebut terjadi karena tanaman ini termasuk ke dalam famili Piperaceae.

Karena permukaan daunnya yang menarik, sirih merah pada tahun 1990-an kerap dibudidayakan sebagai tanaman hias. Lalu, di penghujung tahun mulai tersebar khasiat sirih merah untuk berbagai penyakit.

Menurut Bucker (1963), tanaman sirih merah diklasifikasikan menjadi:

  1. Kingdom: Plantae
  2. Divisi: Magnoliophyta
  3. Subdivisi: Angiospermae
  4. Kelas: Magnoliopisida
  5. Subkelas: Magnolilidae
  6. Ordo: Piperales
  7. Familia: Piperaceae
  8. Genus: Piper
  9. Spesies: Piper Crocatum

Kandungan Kimia

Melansir dari penelitian Puspitasari, sirih merah mengandung kromatografi, flavonoid, alkaloid, senyawa polifenolat, tanin dan minyak atsiri. Nah, kandungan-kandungan inilah yang membuat sirih merah memiliki sifat antibakteri.

Flavonoid


Baca Juga: Ditjen Hortikultura Berkomitmen Penuh Menjaga Keterbukaan Informasi Publik

Flavonoid merupakan senyawa fenol sementara yang bersifat koagulator protein. Senyawa ini dapat berfungsi sebagai antibakteri dengan cara membentuk senyawa kompleks terhadap protein extraseluler yang mengganggu integritas membran sel bakteri.

Alkaloid

Alkaloid pada sirih merah memiliki kemampuan sebagai antibakteri dengan cara mengganggu komponen penyusun peptidoglikan pada sel bakteri, sehingga laporan dinding sel tidak terbentuk secara utuh dan menyebabkan kematian sel tersebut.

Tanin

Toksisitas tanin pada sirih merah memiliki aktivitas antibakteri karena dapat merusak membran sel bakteri. Kemudian, senyawa astrigent tanin dapat menginduksi pembentukan kompleks senyawa ikatan terhadap enzim atau subtrat mikroba.

Minyak Atsiri

Dalam sirih merah, minyak atsiri berperan sebagai antibakteri dengan cara menganggu proses terbentuknya membran atau dinding sel. Karena aktivitas inilah sehingga membran tidak terbentuk dengan sempurna.

Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan

Melansir dari BSIP, sirih merah punya banyak manfaat sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit yang disinyalir dapat sembuh dengan mengonsumsi sirih merah adalah hipertensi, liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kanker payudara, nyeri sendi, gula, dan lain sebagainya.

Air rebusan daun sirih merah untuk membantu mencegah pembentukan plak gigi an radang gusi dengan dijadikan obat kumur pun ramai disebut. Nah berkenaan dengan hal ini, bagaimana pembuktiannya secara ilmiah?

Hasil penelitian Farida dkk. menyatakan bahwa ekstrak etanol sirih merah memang memiliki kemampuan untuk membunuh banteri. Sirih merah terbukti memiliki efek antibakteri terhadap bakteri gram positif (Staphylococcus aureus ATCC 25923) dan terhadap gram negatif (Escherichia coli ATCC 35218). KHM dan KBM Staphylococcus aureus pada konsentrasi 25% sementara untuk Escherichia coli KHM dan KBM pada konsentrasi 6,25%.

Pada penelitian tersebut membuktikan bahwa sirih merah dapat menjadi salah satu alternatif antibakteri baru dalam menangani kasus-kasus infeksi pada penyakit. Potensi antibakteri terhadap bakteri gram negatif (Escherichia coli) lebih baik dibanding pada bakteri gram positif (Staphylococcus aureus).

Aktivitas Farmakologi Sirih Merah

Menurut BSIP, sirih merah memiliki lima aktivitas farmakologi yang membuat tanaman tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit infeksi, antara lain:

  1. Antiinflamasi
  2. Antimikroba
  3. Antifungsi
  4. Antihiperglikemik
  5. Antiproliferasi

Namun, mengenai penyembuhan ragam penyakit secara spesifik masih memerlukan penelitian-penelitian lebih lanjut secara mendalam. Untuk penelitian selanjutnya diharapka dapat lebih luas dengan menguji potensi ekstrak etanol sirih merah terhadap jamur dan virus.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 29 Oktober 2024, 10:48 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 29 Oktober 2024, 10:48 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 29 Oktober 2024, 10:48 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 29 Oktober 2024, 10:48 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved