• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Persiapan Perumusan dan Harmonisasi Standar Indo-Gap

Persiapan Perumusan dan Harmonisasi Standar Indo-Gap

  • 23 Agustus 2019, 12:20 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA

Seiring dengan perkembangan era globalisasi dan teknologi, persaingan produk hortikultura dewasa ini semakin kuat. Untuk itu, perlu adanya peningkatan produk hortikultura yang berdaya saing melalui penerapan standar mutu. Penerapan standar mutu dapat dilakukan mulai dari teknik budidaya yang baik dan benar (Good Agricultural Practices/GAP), penanganan pasca panen (Good Handling Practices/GHP), pengolahan (Good Manufacturing Practices/GMP), distribusi yang baik (Good Distribution Practices/GDP) sampai produk sampai ke tangan konsumen. Penerapan standar mutu yang dilakukan secara holistik akan mendorong potensi produk hortikultura mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, mengarahkan untuk terus meningkatkan ekspor komoditas pertanian sebesar 200%. Dengan demikian, Direktorat Jenderal Hortikultura perlu menyusun beberapa langkah strategis untuk meningkatkan ekspor produk hortikultura yang dapat dilakukan melalui penerapan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi dan standardisasi produk hasil pertanian dari hulu (on farm) ke hilir (off farm).

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk hortikultura Indonesia adalah dengan melakukan perumusan dan harmonisasi standar GAP, yaitu dengan mengharmonisasikan standar GAP Indonesia 100% sesuai dengan standar ASEAN-GAP.

Saat ini, Indonesia telah memiliki Indo GAP sesuai dengan Permentan Nomor 48 Tahun 2009 tentang Pedoman Budidaya Buah dan Sayur yang Baik (Good Agricultural Practices for Fruit and Vegetable) dan Permentan Nomor 62 tahun 2010 tentang Tata Cara Penerapan dan Registrasi Kebun atau Lahan Usaha Dalam Budidya Buah dan Sayur Yang Baik. Namun, berdasarkan assessment negara anggota ASEAN lain (Kamboja dan Malaysia) yang dilakukan pada tahun 2017, Indo-GAP baru align 44% dengan standar ASEAN. Untuk itu, perlu adanya harmonisasi agar Indo-GAP dapat 100% diterima (align) dengan standar ASEAN GAP.


Baca Juga: Buah Naga Buleleng Siap Tembus Pasar Internasional

ASEAN-GAP terdiri dari 4 modul, yaitu Food Safety Module, Produce Quality Module, Worker Health, Safety and Welfare Module, dan Environmental Management Module. Berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya, Indonesia akan menyatukan dan mengadopsi ke-empat modul standar ASEAN GAP tersebut dengan menyesuaikan kondisi di Indonesia.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik, menyambut baik rencana pertemuan perumusan dan harmonisasi Standar GAP yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dengan melibatkan pakar, praktisi dan tim GAP dari Sekretariat Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Buah dan Florikultura, Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat Perlindungan Hortikultura dan Badan Ketahanan Pangan Kementan.

“Dengan sejalannya standar Indo GAP dengan ASEAN GAP diharapkan produk hortikultura Indonesia mampu berdaya saing dan ekspor produk hortikultura semakin meningkat baik di lingkup negara ASEAN maupun di negara tujuan ekspor lainnya,” ungkap Yasid.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Langgeng Satria, salah satu pelaku usaha Jeruk di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. “Melalui penerapan GAP dan registrasi kebun, buah jeruk Rimau Gerga Lebong (RGL) yang dihasilkan mampu berproduksi dengan optimal, bermutu dan berdaya saing di pasar lokal maupun pasar ekspor,” ujarnya.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 23 Agustus 2019, 12:20 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 23 Agustus 2019, 12:20 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 23 Agustus 2019, 12:20 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 23 Agustus 2019, 12:20 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved