• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kentang Hijau dan Bertunas, Waspada Racun Tersembunyi

Kentang Hijau dan Bertunas, Waspada Racun Tersembunyi

  • 02 September 2025, 10:21 AM
  • Sayur
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Belakangan ini muncul perbincangan soal bahaya kentang yang sudah berwarna hijau atau bertunas. Kentang dalam kondisi ini ternyata bisa mengandung racun alami yang berbahaya bagi tubuh.

Dilansir dari ipb.ac.id, menurut Dr. Andi Early Febrinda dari IPB University, kentang memiliki senyawa glikoalkaloid seperti solanin dan chaconin. Senyawa ini sebenarnya berfungsi melindungi tanaman dari hama, tapi kalau kadarnya tinggi justru bisa beracun bagi manusia. Kondisi ini biasanya muncul karena penyimpanan yang salah, panen terlalu muda, atau kentang terlalu lama terpapar sinar matahari.


Baca Juga: Produktivitas Panen Perdana Kentang Food Estate Hortikultura Wonosobo Lampaui Target

Banyak orang mengira racun bisa hilang dengan dimasak, padahal kenyataannya tidak demikian. Rebus, goreng, atau panggang hanya bisa mengurangi kandungan racun dalam jumlah sangat kecil. Karena itu, kentang yang sudah pahit, hijau, atau bertunas sebaiknya dibuang. Jika tetap dimakan, gejalanya bisa berupa mulut terasa panas, mual, muntah, kram perut, hingga diare.

Agar aman, simpan kentang di tempat sejuk, kering, dan gelap. Jangan konsumsi kentang yang sudah tua, kering, atau bertunas. Jika ingin dimakan bersama kulitnya, pastikan masih segar dan tidak ada bagian hijau. Anak-anak sebaiknya diberikan kentang yang sudah dikupas karena tubuh mereka lebih sensitif. Selain itu, hindari menggunakan kembali air rebusan kentang karena zat beracun dapat larut di dalamnya.

Sobat Horti, jangan anggap remeh soal kentang. Perhatikan cara memilih dan menyimpannya, karena hal sederhana ini bisa membuat perbedaan besar bagi kesehatan keluarga.

Sumber : IPB University

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 02 September 2025, 10:21 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 02 September 2025, 10:21 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 02 September 2025, 10:21 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 02 September 2025, 10:21 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved