• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Harga Pangan di Jakarta: Cabe dan Tomat Naik, Jeruk Medan Turun Tajam

Harga Pangan di Jakarta: Cabe dan Tomat Naik, Jeruk Medan Turun Tajam

  • 06 November 2025, 6:07 PM
  • Gaya Hidup
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, pada 4 November 2025 mengalami fluktuasi. Beberapa jenis cabai dan tomat tercatat naik, sementara jeruk Medan dan semangka justru turun cukup signifikan.

Cabe rawit merah dan cabe rawit hijau sama-sama mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 per kilogram atau naik 5,6 persen, menjadi Rp19.000 per kilogram. Sementara itu, cabe merah besar (TW) juga naik tipis 1,9 persen ke level Rp55.000 per kilogram. Di sisi lain, cabe keriting justru turun cukup dalam sebesar Rp3.000 atau 6,7 persen, menjadi Rp42.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada tomat buah yang kini dijual Rp8.000 per kilogram, naik Rp500 atau 6,7 persen dari hari sebelumnya. Komoditas lain yang mengalami lonjakan harga ialah kelapa kupas, naik Rp500 atau 3,4 persen menjadi Rp15.000 per kilogram.


Baca Juga: Koperasi KBHI Perkuat Solidaritas Petani

Sebaliknya, beberapa bahan pangan mengalami penurunan harga. Bawang merah turun Rp1.000 atau 3 persen menjadi Rp32.000 per kilogram. Penurunan terbesar terjadi pada jeruk Medan yang anjlok Rp3.000 atau 9,4 persen ke posisi Rp29.000 per kilogram. Harga semangka juga ikut turun Rp500 atau 5,9 persen menjadi Rp8.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang putih dan kentang cenderung stabil di angka Rp24.500 dan Rp13.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, fluktuasi harga ini menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar menjelang akhir tahun. Pasar Induk Kramat Jati mencatat stok yang cukup melimpah untuk beberapa komoditas, seperti bawang putih dengan total pasokan 174 ton dan semangka 126 ton, sedangkan cabe rawit merah dan hijau tercatat sekitar 25–26 ton. (*)

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 06 November 2025, 6:07 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 06 November 2025, 6:07 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 06 November 2025, 6:07 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 06 November 2025, 6:07 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved