• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Gak Kalah dari Musang King Malaysia, Orang Indonesia Harus Cintai Durian Lokal Ini!

Gak Kalah dari Musang King Malaysia, Orang Indonesia Harus Cintai Durian Lokal Ini!

  • 21 April 2025, 10:03 AM
  • Buah
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Durian Musang King dari Malaysia memang terkenal di kalangan pecinta durian. Warnanya menarik kuning cerah, rasanya legit, teksturnya yang lembut, dan aromanya yang kuat juga bijinya yang tipis atau kempes membuatnya menjadi primadona di pasar durian premium, termasuk di Indonesia.

Tapi tahukah kamu? Indonesia juga punya durian lokal unggulan yang gak kalah lezatnya! Bahkan, ada yang punya daging lebih tebal dan harga jual yang bisa menyaingi Musang King. Yuk, kenali lebih dekat durian-durian lokal kebanggaan Indonesia!

Menurut Pengawas Benih Tanaman dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Sumatera Barat, Andri Iman Saputra, Musang King merupakan durian introduksi yang berasal dari Malaysia dengan nama varietas aslinya D197 atau sering juga disebut Raja Kunyit. Di Indonesia, varietas ini telah dilepas dengan nama MK Hortimart, merujuk pada pihak yang mengusulkan pendaftaran atau pelepasan varietasnya yaitu Hortimart Agro Center.

MK Hortimart saat ini banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di daerah dataran medium yang sesuai dengan karakteristik tumbuhnya. Namun meski sudah cukup adaptif, produksi MK Hortimart di Indonesia masih belum sebanyak di negara asalnya, Malaysia.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan dan animo para pecinta durian premium, kita masih harus mendatangkan dari negara asalnya Malaysia. Menurut Andri, selain pemilihan benih varietas unggul, yang tak kalah penting dilakukan oleh petani adalah perawatan di lapangan seperti penyiraman, teknik pemupukan, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit serta hal penting lainnya.

“Kualitas buah akan berbeda tergantung perlakuan dari petani. Warna dan rasa bisa berubah kalau pemupukannya kurang pas,” sehingga durian premium yang ditanam oleh petani Indonesia tidak mencapai top performancenya seperti di negara asalnya Malaysia jelas Andri dalam wawancara bersama Horti Indonesia pada hari Kamis (17/04/2025).

Meski durian introduksi seperti Musang King dan Duri Hitam / Black Thorn / Ochee laku keras, bahkan harganya cenderung jauh lebih mahal. Sehingga lebih cocok untuk kalangan menengah keatas saja. Untuk Musang King di bandrol dengan harga berkisar Rp 400.000/kg, sedangkan Duri Hitam atau berkisar antara Rp. 650.000/kg. Indonesia juga punya durian lokal premium yang rasanya tak kalah menggoda. Bahkan, dapat dikategorikan setara dengan Musang King dan Duri Hitam sehingga sangat potensial untuk pasar ekspor.

Klamunod (Super Tembaga) – Asli Bangka Belitung

Durian ini punya daging buah yang tebal, dengan warna daging buahnya orange pekat seperti tembaga, rasa manis dan legitnya sangat khas dengan sedikit rasa pahit sangat disukai banyak pecinta durian. Bahkan harganya dikabarkan jauh lebih mahal daripada durian Duri Hitam, pernah mencapai Rp. 1.200.000/kg.

Durian Super Tembaga di daftar atau dilepas varietasnya dengan nama Klamunod pada awal tahun 2023 oleh Pemda Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ketika kita menyebut nama ‘Klamunod’ mungkin agak terasa asing di telinga para petani atau pecinta durian, tapi kalau ‘Super Tembaga’, hampir 80 persen pasti tahu,” ujar Andri.

Namlung Petaling-06 (Cumasi) – Juga dari Bangka Belitung


Baca Juga: Fatayat NU Tanam Durian Unggul

Cumasi atau Tai Babi merupakan durian varietas lokal yang sangat populer dan bisa dikatakan juga sejajar dengan durian premium. Rasanya manis dan pahit yang seimbang dengan tekstur lembut yang disukai oleh para maniak durian. Meski berasal dari Bangka Belitung, varietas ini mulai menarik perhatian dari berbagai daerah lain di Indonesia. Durian cumasi ini didaftar atau dilepas varietasnya pada tahun 2001 dengan nama Namlung Petaling-06.

“Durian ini harganya berkisar antar Rp. 350.000/kg nya” kata Andri.

“Dua varietas durian unggul lokal ini bisa menjadi pijakan awal bagi Indonesia untuk memperkenalkan durian unggul kita sehingga bisa bersaing dengan durian-durian premium dari Malaysia atau Thailand,” tambahnya.

Andri menekankan pentingnya mencintai dan mempromosikan durian asli Indonesia, bukan hanya sekedar ikut tren durian impor. Faktanya, Indonesia memiliki banyak varietas durian lokal yang telah dilepas secara resmi, namun masih kurang mendapatkan sorotan. Seperti Simemang, Petruk, Matahari dan lain sebagainya.

“Boleh-boleh saja menanam durian introduksi, tetapi bagaimanapun kita tentu hendaknya mempromosikan juga durian asli Indonesia karena sebenarnya durian lokal Indonesia tidak kalah saing dengan durian impor,” kata Andri.

Upaya promosi kini mulai digalakkan, salah satunya lewat kontes durian lokal. Dalam kegiatan ini, para petani membawa sampel durian dari daerahnya untuk dinilai oleh juri profesional. Tujuannya adalah untuk menemukan durian terbaik yang bisa disejajarkan dengan durian premium dari luar negeri.

Durian lokal seperti Klamunod atau Namlung Petaling cukup mudah dibudidayakan, bahkan di luar daerah asalnya. Hanya saja, adaptasi memang diperlukan, terutama untuk varietas dari Bangka Belitung. Perawatan durian premium pun tidak terlalu sulit, selama petani memperhatikan pemupukan yang sesuai, penanganan hama dan penyakit utama pada tanaman durian, serta menanam sesuai dengan kondisi lahan yang optimal.

Saat ini, Indonesia masih banyak mengimpor durian dari Malaysia dan Thailand. Tapi mimpi ke depan adalah agar Indonesia juga bisa mengekspor durian premium ke pasar internasional, termasuk ke China yang merupakan salah satu konsumen durian terbesar di dunia dengan total nilai impor pada tahun 2024 mencapai US$ 7 miliar atau setara Rp. 115,29 triliun.

“Kementerian Pertanian juga sudah mengarah ke sana, dengan menggandeng komunitas durian dan stake holder terkait. Saya berharap, beberapa tahun kedepan Indonesia tidak hanya selalu mengimpor durian premium tetapi juga bisa mengekspor durian premium dari Indonesia. Khususnya durian-durian unggul asli dari Indonesia ke pasar dunia, khususnya China yang pada tahun 2024 di dominasi oleh pasokan dari negara Thailand dan Vietnam tutup Bapak Andri.

Durian-durian unggulan dari Indonesia seperti Klamunod dan Namlung Petaling adalah bukti bahwa kualitas durian lokal tidak kalah dari Musang King dan Duri Hitam. Bukan cuma soal rasa dan tekstur, tapi juga potensi ekonomi dan ketahanan varietasnya.

Jadi, kalau kamu pecinta durian sejati, yuk mulai kenali, konsumsi, dan dukung pengembangan durian lokal Indonesia. Karena durian asli Indonesia bukan hanya enak, tapi juga punya nilai budaya dan ekonomi yang tinggi. Ayo banggakan dan promosikan kekayaan buah Nusantara ke dunia!

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 21 April 2025, 10:03 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 21 April 2025, 10:03 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 21 April 2025, 10:03 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 21 April 2025, 10:03 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved