• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Durian Indonesia Masih Tertinggal? Ini Strategi Agar Bisa Bersaing

Durian Indonesia Masih Tertinggal? Ini Strategi Agar Bisa Bersaing

  • 19 Maret 2025, 10:42 PM
  • Buah
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.com - Indonesia sebagai salah satu negara penghasil durian memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Namun, tantangan seperti kondisi iklim dan minimnya dukungan pemerintah masih menjadi kendala bagi petani durian lokal.

Pemerhati dan penikmat durian, Catur Dian Mirzada, menyoroti berbagai aspek penting terkait industri durian Indonesia, termasuk kualitas panen, daya saing, serta strategi pengembangan ke depan.

Musim Panen Durian 2024: Dampak La Niña pada Kualitas Buah

Tahun 2024 menjadi tantangan bagi petani durian karena kondisi La Niña yang menyebabkan tanah lebih basah. Hal ini berdampak pada hasil panen yang kurang optimal. "Musim panen durian di Indonesia tahun ini berlangsung dari April hingga awal 2025. Namun, hasilnya kurang bagus karena kita berada di masa La Niña, sehingga kualitas buah menurun," ujar Catur Dian Mirzada.

Menurut Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto pada wawancaranya bersama Tempo, pada tahun 2023 saja Indonesia sudah memiliki sekitar 117 jenis durian, tetapi hanya sebagian kecil yang terdaftar secara resmi.

Beberapa varietas yang saat ini populer di pasar adalah Musang King, Duri Hitam, Bawor (Kromo Banyumas), dan Montong. Tak kalah enak, Indonesia sendiri juga punya varietas durian yang populer dan banyak ditanam seperti Super Tembaga Klamonud dan Cumasi/Namlung asal Bangka dengan nilai jual yang tinggi. Masih banyak lagi durian enak khas Indonesia hasil  festival dan eksplorasi yang perlu didaftarkan varietasnya.

Dari segi kualitas, durian Indonesia memiliki daya saing, tetapi metode panen menjadi faktor pembeda utama yang mempengaruhi produktivitas. "Thailand atau Vietnam memanen durian dengan cara dipetik, sedangkan di Indonesia durian dibiarkan jatuh secara alami. Hal ini menyebabkan hasil panen per hektar jauh lebih rendah dibanding negara lain," jelas Catur.

Hambatan dalam Pengembangan Durian di Indonesia

Salah satu kendala utama dalam pengembangan industri durian di Indonesia adalah luasnya wilayah dan kurangnya fokus pemerintah. "Indonesia terlalu luas, sehingga terlalu banyak yang harus dikerjakan. Program pemerintah lebih fokus pada pangan dan kelapa sawit karena memiliki nilai ekspor lebih tinggi," ungkapnya.


Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pasokan Cabai dan Bawang Merah Cukup, Harga Terpantau Stabil

Selain itu, riset yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah justru dibebankan kepada petani. "Pemerintah seharusnya lebih aktif dalam penelitian dan pengembangan durian. Saat ini, pengelolaan perkebunan durian lebih banyak dilakukan oleh swasta dan petani dengan dukungan yang masih sedikit dari pemerintah," tambahnya.

Strategi Solusi: Peran Komunitas dan Edukasi Petani

Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing durian Indonesia, Catur menekankan pentingnya peran komunitas dan edukasi bagi petani. "Durian bisa berkembang jika ada komunitas yang aktif, baik di dalam maupun luar negeri. Festival durian di berbagai daerah juga bisa menjadi ajang promosi. Contohnya, Wonosalam setiap tahun mengadakan festival durian, dan ini perlu diadopsi di daerah lain agar kesadaran terhadap durian lokal meningkat," katanya.

Selain itu, strategi penyesuaian musim panen juga perlu diperhatikan. "Indonesia umumnya panen durian di akhir tahun, tetapi ini menjadi tantangan karena curah hujan tinggi pada November-Februari yang mempengaruhi kualitas buah. Salah satu solusi adalah menargetkan bunga pada Agustus atau September agar panen bisa dilakukan pada November-Februari, dengan tetap menyesuaikan kondisi lokal," jelasnya.

BPS sendiri mencatat bahwa pada tahun 2024 Indonesia menempati urutan ke-5 dalam urusan ekspor durian. Meskipun belum setenar Thailand dan Malaysia dalam ekspor durian, Indonesia memiliki potensi besar di pasar global. 

Menurut Catur, saat ini Malaysia khawatir dengan Indonesia karena wilayahnya yang luas memungkinkan produksi besar-besaran jika dikelola dengan baik. "Kita perlu lebih banyak edukasi, baik dalam hal penggunaan pupuk, pemeliharaan, hingga pengendalian hama dan penyakit. Kita juga bisa belajar dari pakar durian di Thailand dan Malaysia. Meski ada kendala bahasa, akses informasi saat ini jauh lebih mudah," tutur Catur.

Pesan untuk Generasi Muda

Catur juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam industri durian. "Komunitas penikmat durian di berbagai negara mulai mencari durian Indonesia. Generasi muda harus mulai dari menikmati durian, lalu ikut terlibat dalam komunitas. Dibutuhkan sekitar 15-20 tahun untuk membangun industri durian yang kuat, dan ini bisa dimulai dengan menggelar festival durian secara rutin. Dukungan dari kepala daerah dan komunitas sangat penting agar durian Indonesia semakin dikenal," pesannya.

Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemain utama dalam industri durian global. Namun, perlu adanya sinergi antara pemerintah, petani, komunitas, dan sektor swasta agar durian lokal bisa bersaing di pasar internasional.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 19 Maret 2025, 10:42 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 19 Maret 2025, 10:42 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 19 Maret 2025, 10:42 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 19 Maret 2025, 10:42 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved