• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Daun Lamtoro Jadi Hijauan Andalan untuk Pakan Ternak

Daun Lamtoro Jadi Hijauan Andalan untuk Pakan Ternak

  • 01 April 2026, 10:28 AM
  • Herbal
  • Adhita Diansyavira

Hortiindonesia.com - Daun lamtoro atau petai cina selama ini dikenal sebagai tanaman yang tumbuh liar di banyak daerah di Indonesia. Tanaman ini mudah ditemukan di pinggir jalan, kebun, hingga area perbukitan karena mampu tumbuh dengan baik di daerah tropis dan tahan terhadap cuaca panas.

Meski sering dianggap tanaman biasa, daun lamtoro ternyata memiliki banyak manfaat, terutama untuk sektor peternakan. Daun kecil berwarna hijau ini dikenal kaya akan protein dan nutrisi sehingga sering dimanfaatkan sebagai pakan tambahan untuk sapi, kambing, domba, ayam, hingga kelinci.

Kandungan protein kasar daun lamtoro cukup tinggi, yakni sekitar 22 hingga 34 persen dari bahan kering. Selain protein, daun lamtoro juga mengandung serat, vitamin, mineral, karoten, flavonoid, dan tanin yang baik untuk mendukung pertumbuhan ternak.

Karena kandungan gizinya yang tinggi, pemberian daun lamtoro dinilai mampu membantu meningkatkan bobot ternak, mempercepat pertumbuhan, dan mendukung kualitas produksi daging maupun susu. Tak heran jika daun lamtoro banyak dijadikan campuran hijauan pakan di berbagai daerah.


Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Gorontalo Kembali Normal

Daun lamtoro dapat diberikan dalam bentuk segar, dikeringkan, dijadikan tepung, maupun difermentasi terlebih dahulu. Pengolahan tersebut biasanya dilakukan agar kandungan nutrisinya tetap terjaga dan lebih mudah dikonsumsi oleh ternak.

Namun di balik manfaatnya, daun lamtoro juga mengandung zat anti nutrisi bernama mimosin. Jika dikonsumsi terlalu banyak dan terus-menerus, zat ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ternak seperti kerontokan bulu, penurunan nafsu makan, gangguan pertumbuhan, hingga pembengkakan kelenjar tiroid.

Karena itu, penggunaan daun lamtoro biasanya tidak diberikan secara berlebihan dan tetap dipadukan dengan jenis pakan hijauan lainnya. Banyak peternak juga memilih melakukan fermentasi atau pengeringan untuk membantu mengurangi kadar mimosin.

Selain dimanfaatkan untuk pakan ternak, daun muda lamtoro juga kerap digunakan sebagai bahan makanan di beberapa daerah. Daunnya bisa dijadikan lalapan, campuran sayur, hingga pelengkap sambal dan urap.

Dengan pertumbuhannya yang cepat, mudah dibudidayakan, dan tahan kering, lamtoro memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber hijauan murah dan berkelanjutan. Tanaman ini juga dapat membantu penghijauan lahan, mencegah erosi, dan meningkatkan kesuburan tanah.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 01 April 2026, 10:28 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 01 April 2026, 10:28 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 01 April 2026, 10:28 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 01 April 2026, 10:28 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved