• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Amran Kasih Solusi untuk Harga Cabai yang Makin Lama Makin Mahal

Amran Kasih Solusi untuk Harga Cabai yang Makin Lama Makin Mahal

  • 12 November 2025, 11:56 PM
  • Buah
  • Nabila Sahma Libriyanti

Jakarta, hortiindonesia.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam press conference di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta Pusat beberkan penyebab harga cabai kian mahal di sejumlah daerah.

Diketahui, harga cabai saat ini sedang tinggi-tingginya di sejumlah wilayah yang menembus rata-rata Rp50 ribu per kilogram (kg). Menurut Amran, hal tersebut dipengaruhi oleh gangguan distribusi dan kondisi cuaca yang masih diguyur hujan di berbagai wilayah.

Berikan solusi, Menurut Amran Kopdes Merah Putih bisa membantu menekan harga cabai ke depan. "Solusinya adalah kalau Koperasi Merah Putih sudah jalan, itu kan punya cold storage. Jadi kalau panen puncak masuk penyimpanan, kemudian kalau off season kita kembali," ujar Amran pada hari Selasa (11/11).


Baca Juga: Curah Hujan Tinggi: Kementerian Pertanian Kawal Produksi Cabai Bersama Pemerintah Daerah

Kemudian, Amran juga mengatakan bahwa kenaikan harga cabai juga disebabkan belum masuk masa panen raya, sehingga harga belum stabil. Melansir dari berbagai sumber, harga cabai tertinggi ada di Kabupaten Nduga yang mecapai Rp200 ribu per kg, disusul Kabupaten Mappi Rp162.500, dan Kabupaten Pegunungan Bindang Rp120 ribu.

Di Kabupaten Tambrauw harga cabai merah pun mencapai Rp96 ribu per kg atau 74,55 persen di atas harga acuan pemerintah (HAP). Di lain sisi harga terendah tercatat di sejumlah sentra produksi berkisar Rp20 ribu per kg.

Andalkan cold storage, Amran menyebut bahwa Kementan berupaya menstabilkan harga dengan memperkuat fasilitas penyimpanan melalui Kopdes Merah Putih dengan hrapan dapat menahan stok saat panen dan menjaga ketersediaan ketika pasokan menurun.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 12 November 2025, 11:56 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 12 November 2025, 11:56 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 12 November 2025, 11:56 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 12 November 2025, 11:56 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved